Oleh: lemlita | Januari 18, 2013

PRESISI ARAH KIBLAT MASJID-MASJID DI KOTA BANJARMASIN

Peneliti : Hj. Mashunah Hanafi, Akhmad Syaikhu, Budi Rahmat Hakim
Dana Penelitian: Dibiayai dari Dana DIPA IAIN Antasari Banjarmasin tahun 2012
vi ; 121
Call Number :
2×4.125
Han
p
(4)

Abstrak:  Kata Kunci : Presisi kiblat, deviasi arah kibalat, jarak simpang, dan segitiga bola.

Penelitian ini bertujuan mengetahui presisi arah kiblat masjid-masjid di kota Banjarmasin, mengetahui metode penentuan arah kiblat pada masing-masing masjid dan mengetahui arah kiblat saat ini dan arah kiblat yang seharusnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan , yang dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan untuk menggali dan memperoleh data yang berkenaan dengan masalah yang akan diangkat yaitu presisi arah kiblat. penelitian dilakukan pada 40 buah masjid di wilayah kota banjarmasin.

data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari dua macam, yaitu: Data Primer, meliputi data waktu (hari, tanggal, tahun, serta jam pada saat melakukan pengamatan), lintang masjid, bujur masjid, lintang ka’bah, bujur ka’bah, deklinasi matahari, equation of time (perata waktu). Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data koordinat lintang dan bujur tempat serta timer yang akurat adalah Global Positioning System (GPS). Sedangkan data matahari untuk perhitungan adalah berbasis data ephemeris. Adapun data sekunder meliputi : profil dan sejarah berdirinya masjid, lokasi masjid,metode atau alat pengukuran yang digunakan sebelumnya oleh pendiri masjid dan nama-nama pengurus/pengelola masjid yang menjadi subjek penelitian.

teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, interview/wawancara, dan teknik dokumentasi. setelah data terkumpul dilakukan editing dan kategorisasi . data kemudian dianalisis menggunakan pendekatan normatif, yaitu menguji posisi arah kiblat pada mesjid-mesjid dengan ketetapan baku pada sistem penghitungan berdasarkan segitiga bola. Dengan demikian, metode data yang digunakan adalah metode induktif.

hasil penelitian menunjukkan presisi arah kiblat masjid-masjid di kota Banjarmasin bervariasi. berdasarkan kategori yang dibangun, ada masjid yang presisi arah kiblatnya sangat tinggi, tinggi, sedang, cukup, rendah dan rendah sekali.  dari 40 masjid yang sudah diteliti, jumlah masjid yang presisi arah kiblatnya termasuk kategori sangat tinggi ada 3 buah, tinggi ada 1 buah, sedang : 2 buah, cukup : 27 buah, rendah : 7 buah, dan presisi yang terbanyak adalah dengan kategori rendah sekali, yaitu 20 buah masjid.

metode untuk menentukan arah kiblat 40 masjid tersebut sebagian besar menggunakan kompas (35 buah masjid), selain itu dengan cara mencocokan kompas dengan arah kiblat dari masjidtertentu, kemudian dijadikan patokan untuk menentukan arah kiblat masjid yang baru (1 buah masjid). metode penentuan arah kiblat dengan bayangan tongkat istiwa sebelum dan sesudah zawal juga digunakan (1 buah). cara lain ada pula yang menggunakan teodolit (1 buah). sementara sampai penelitian ini berakhir masih ada yang belum terungkap jelas bagaimana metode penentuan arah kiblat masjid tersebut (2 buah)

Hasil terpenting dari penelitian presisi arah kiblat pada 40 masjid di Kota Banjarmasin dapat diketahui arah kiblat masing-masing masjid saat ini, arah kiblat yang seharusnya, besar deviasi (penyimpangan) arah kiblatm, jarak simpang, dan juga kategori presisi arah kiblat masjid yang diteliti.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: